Beranda » Blog » 4 Proses Pembuatan Tenun Untuk Menghasilkan Kain Tenun Yang Berkualitas Premium, Awet dan Tahan Lama

4 Proses Pembuatan Tenun Untuk Menghasilkan Kain Tenun Yang Berkualitas Premium, Awet dan Tahan Lama

Diposting pada 29 March 2023 oleh griyatenun / Dilihat: 87 kali

4 Proses Pembuatan Tenun Untuk Menghasilkan Kain Tenun Yang Berkualitas Premium, Awet dan Tahan Lama

Proses Pembuatan Tenun – Siapa yang tidak mengenal kain tenun? Salah satu kain tradisional nusantara ini memang mencuri perhatian karena keunikan motif dan coraknya. Memang kain tenun belum sepopuler kain batik yang sudah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia oleh UNESCO dan sudah diakui sebagai salah satu busana nasional.

Tetapi kain tenun tetap diminati karena tak hanya bermotif dan corak yang indah, konon katanya memakai kain tenun kita akan terlihat lebih elegan dan eksotis. Tak heran jika sekarang sudah banyak masyarakat yang mulai gemar memakai kain tenun.

Harga kain tenun memang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan kain batik. Ini karena rumitnya proses pembuatan kain tenun. Karena dikerjakan secara manual dengan alat tradisional, proses pembuatan kain tenun memang memakan waktu yang cukup lama.

Proses pembuatan Tenun

Proses pembuatan Tenun

 

Proses Penenunan Kain

Untuk satu helai kain tenun proses pembuatannya bisa sampai berbulan-bulan. tak hanya itu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kain tenun pun sangat istimewa karena menggunakan bahan-bahan alami dari alam.

Nah, lalu bagaimanakah proses pembuatan kain tenun? Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimakah sehelai kain tenun yang indah dibuat. Jika berbicara tentang proses pembuatan kain tenun tentu tak bisa lepas dari bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan kain tenun.

Baca Artikel :   Mengenal Kain Ulos - Sejarah, Keistimewaan, Ragam Motif dan Makna Kain Khas Batak Toba yang Bernilai Seni Tinggi dan Penuh Filosofi

Proses menenun dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :

  • Ngelos yaitu mengkelos benang kedalam sebuah pelenting. Dengan cara benang digulung pada pelenting, kemudian dipindahkan kembali pada sebuah alat pengatur benang. Pada proses ini juga benang diberi penguat menggunakan nasi hangat pengganti kanji agar benang lebih mudah pada saat ditenun
  • Menghani yaitu proses menentukan ragam hias, serta panjang dan lebar kain. Dengan cara melilitkan benang pada alat menghani, sesuai dengan ukurang yang telah ditentukan.
  • Nyujuk atau Nyusek suri yaitu menyusun benang lungsin dan gun bandulnya proses pemasukan benang lungsin kedalam sisir alat tenun dengan memasukkan tiap helai benang di celah-celah serat dengan alat penyuntik sesuai dengan yang telah ditentukan.
  • Gulung yaitu benang yang telah melewati tahap-tahap sebelumnya kemudian di gulung. Setelah itu dapat dilakukan proses menenun untuk menghasilkan sebuah kain.

Berikut ini adalah tahap demi tahap pembuatan sepotong kain tenun troso yang melalui serangkaian proses yang sangt rumit, panjang :

Tahap #1 – Pemintalan Benang

Benang putih sebagai bahan dasar yang digunakan dalam membuat kain tenun melalui proses pemintalan

Benang Putih

oemahetnik.com

alat pintal benang

oemahetnik.com

Proses Pintal benang

oemahetnik.com

Hasil Pintal Benang

oemahetnik.com

Tahap #2 – Pembuatan Motif

Setelah benang putih pintal, langkah selanjutnya adalah pembentukan motif kain. adapun caranya dilakukan dengan cara mengikat benag yang sudah dipintal dengan tali rapia untuk membentuk pattern/motif.

Mengikatkan tali rapia ke benang-benang tersebut dibantu dengan papan pola yang dibuat plastik transparan.

Pembuatan motif benang

oemahetnik.com

Alat pembuatan Motif

oemahetnik.com

plastik transparan

oemahetnik.com

Tahap #3 – Pemberian Warna

Setelah diikat satu persatu dengan tali rapia, Langkah selanjutnya adalah pemberian warna dengan cara benang dicelup ke dalam warna yang diinginkan. Pencelupan warna bisa dilakukan berulang kali tergantung jumlah warna yang ada di dalam pola.

Proses Pencelupan warna

oemahetnik.com

Hasil Pencelupan warna

oemahetnik.com

Setelah kering, benang-benang tersebut disisihkan satu persatu, diatur sesuai dengan pola. Ini adalah proses penting yang membutuhkan konsentrasi tinggi, sebab jika ada satu saja benang yang tidak diatur sesuai pola, maka pola keseluruhan akan berantakan.

proses pembentukan pola motif

oemahetnik.com

proses pembentukan pola motif 2

oemahetnik.com

Tahap #4 – Proses Menenun

Langkah terakhir adalah proses penenunan benang untuk dijadikan kain tenun sesuai dengan motif yang sudah ditetapkan. proses penenunan ini menggunakan alat tenun bukan mesin atau yang sering disebut ATBM.

Proses menenun

oemahetnik.com

Proses menenun 2

oemahetnik.com

Kain Blangket jepara

Kain Blangket jepara

Begitulah proses panjang dari pembuatan kain tenun. Tak heran jika semakin indah dan semakin kompleks pattern dalam sebuah kain tenun, maka semakin tinggi pula harganya. Sebab, di balik sepotong kain tenun terdapat cerita tentang pattern dan sekelumit proses pembuatan yang tidak sebentar. Demikianlah proses pembuatan kain tenun yang perlu kamu tahu. Semoga bermanfaat!

Baca Artikel :   4 Perbedaan Kain Tenun Dengan Kain Batik, Pantas Saja Punya harganya Hingga Jutaan 

Daftar Pustaka :

  • Oemah Etnik, Proses Pembuatan Tenun. Online : https://tinyurl.com/ya8tg85n. Diakses pada Tanggal, 5 Mei 2018.

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

4 Proses Pembuatan Tenun Untuk Menghasilkan Kain Tenun Yang Berkualitas Premium, Awet dan Tahan Lama

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

4 Proses Pembuatan Tenun Untuk Menghasilkan Kain Tenun Yang Berkualitas Premium, Awet dan Tahan Lama

Don`t copy text!

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: