Butuh Bantuan? Customer service Griyatenun.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » 6 Fakta Menarik Seputar Kabupaten Jepara, Ternyata Pernah Terpisah dari Pulau Jawa

6 Fakta Menarik Seputar Kabupaten Jepara, Ternyata Pernah Terpisah dari Pulau Jawa

Diposting pada 27 August 2023 oleh griyatenun | Dilihat: 79 kali

6 Fakta Menarik Seputar Kabupaten Jepara, Ternyata Pernah Terpisah dari Pulau Jawa

Fakta Jepara – Kota Jepara adalah salah satu kota yang terletak di Jawa Tengah. Ada salah satu julukan Kota Jepara yang melekat hingga kini karena kisah sejarahnya, yaitu Bumi Kartini. Ibu kota kabupaten ini adalah Jepara, yang terkenal dengan kerajinan mebelnya, terutama ukiran kayu jati.

Jepara berasal dari kata Ujung Para, Ujung Mara dan Jumpara yang kemudian menjadi Jepara. Wilayah yang memiliki luas 1.004 km persegi ini terkenal dengan keberadaan Pulau Karimun Jawa yang disebut sebagai salah satu surga bawah laut di Indonesia.

Selain itu, Kabupaten Jepara juga memiliki banyak objek wisata alam dan budaya yang menarik, seperti pantai-pantai yang indah, pulau-pulau kecil, dan situs-situs sejarah.

Fakta Jepara

Terdapat 5 fakta menarik Kota Jepara yang perlu diketahui selain sebagai Bumi Kartini. Berikut ulasannya.

1. Kota Mebel

Salah satu hal terkenal di Kota Jepara adalah mebel kayunya. Jepara memiliki kerajinan kayu yang khas dan menjadi komoditi terbesarnya. Bahkan, mebel kayu di Jepara ini telah diekspor hingga ke mancanegara.

Selain itu, kerajinan mebel Jepara juga dikenal dengan ukirannya yang khas karena memiliki berbagai motif menarik. Tak heran jika Jepara disebut sebagai The World Carving Center.

2. Tenun Jepara

Selain kerajinan kayu, Jepara juga dikenal dengan kain tenun yang telah dikenal baik domestik hingga pasar internasional. Di sana, terdapat sentra tenun ikat yang berlokasi di Toso. Ada berbagai jenis motif tenun Jepara, seperti krisna, misris, ukir, rantai, bambu, mawar, motif Obama, hingga motif SBY.

Baca Artikel :   3 Jenis Alat Tenun Sering dipakai Membuat Kain Tenun Nusantara

3. Memiliki 3 PLTU

Jepara juga memiliki 3 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Pendirian PLTU ini dilatarbelakangi dengan slogan R.A. Kartini, yaitu Habis Gelap Terbitlah Terang.

PLTU di Jepara ini menjadi pemasok listrik di wilayah Jawa, Bali, hingga Madura. Oleh sebab itu, Jepara juga memperoleh julukan Kota Energi.

Nah, PLTU di Jepara sendiri ada PLTU TJB, PLTD, dan PLTG. Ketiga PLTU tersebut berfungsi sebagai pembangkit listrik.

4. Pernah Terpisah dari Pulau Jawa

Sebelum abad ke-17, Selat Muria merupakan wilayah laut yang dulunya pernah memisahkan antara daratan Jawa dengan Gunung Muria. Karena keberadaan selat tersebut, kota-kota di Pantura yang kini bernama Jepara, Kudus, dan Pati, pernah berada terpisah di luar daratan Pulau Jawa.

Selat Muria menjadi jalur transportasi dan perdagangan yang ramai dilalui. Bukti dari sisa-sisa peninggalan Selat Muria masih ada hingga kini. Salah satunya adalah penemuan fosil hewan laut di Situs Purbakala Patiayam, Kudus.

5. Terdapat Benteng Portugis

Benteng itu dibangun oleh bangsa Portugis pada 1632, pada masa Sultan Agung memerintah Kerajaan Mataram. Benteng ini merupakan hasil perjanjian antara Mataram dengan Portugis. Tujuan dibuatnya benteng yaitu sebagai pusat pertahanan dan menjaga lintas pelayaran dari ancaman VOC karena pada saat itu Mataram berseteru dengan VOC.

Benteng Portugis terletak di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo, atau 45 kilometer di sebelah utara Kota Jepara. Awalnya, benteng ini berada di wilayah Kecamatan Keling. Tetapi setelah adanya pemekaran wilayah pada 2008-2009, Benteng Portugis kini masuk dalam wilayah Jepara.

Benteng ini dibangun di atas sebuah bukit batu di pinggir laut dan persis di depannya terhampar Pulau Mondoliko. Bangunan ini sangat strategis untuk kepentingan militer, khususnya zaman dahulu yang kemampuan tembakan meriamnya terbatas 2 – 3 km saja. Kini, Benteng Portugis menjadi salah satu objek wisata andalan di Jepara.

Baca Artikel :   8 Tahapan Proses Pembuatan Kain Tenun Tradisinonal, Melalui Proses Yang Rumit dan Lama, Tak Heran Memiliki Nilai Jual Tinggi

6. Bumi Kartini

Wilayah pantura timur Jateng ini lekat dengan citranya sebagai Kota Kartini. Di kota inilah, Raden Ajeng Kartini dilahirkan pada 21 April 1879.

Kisah perjuangan Kartini tersimpan rapi di Museum RA Kartini Jepara. Selain foto-foto dan sejarah Ibu Kartini, di museum ini juga terdapat barang-barang peninggalan putri Raden Mas Sosroningrat, Bupati Jepara.

Kini, tempat Kartini dibesarkan telah disulap menjadi rumah dinas Bupati Jepara. Meski sudah berusia ratusan tahun, rumah Kartini masih terjaga keasliannya. Tentu saja dihiasai berbagai ukiran dan patung khas Jepara.

Demikian berbagai informasi menarik mengenai julukan Kota Jepara hingga berbagai faktanya yang tak kalah unik. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua. terima kasih

 

 

Bagikan informasi tentang 6 Fakta Menarik Seputar Kabupaten Jepara, Ternyata Pernah Terpisah dari Pulau Jawa kepada teman atau kerabat Anda.

6 Fakta Menarik Seputar Kabupaten Jepara, Ternyata Pernah Terpisah dari Pulau Jawa | GriyaTenun.com

Belum ada komentar untuk 6 Fakta Menarik Seputar Kabupaten Jepara, Ternyata Pernah Terpisah dari Pulau Jawa

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 20%
Kain Lurik LR 002

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Kain Lurik LR 002Rp 140.000 Rp 175.000
Tersedia / LR 002
Rp 140.000 Rp 175.000
Stok: Tersedia
Kode: LR 002
OFF 29%
Kain Tenun Blanket Toraja BLKT006

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 125.000 Rp 175.000
Tersedia / BLKT006
Rp 125.000 Rp 175.000
Stok: Tersedia
Kode: BLKT006
OFF 18%
Kain Tenun Endek Bali – ED 010

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Endek Bali ED 010Rp 185.000 Rp 225.000
Tersedia / ED 010
Rp 185.000 Rp 225.000
Stok: Tersedia
Kode: ED 010
OFF 15%
Kain Tenun Kamen KM 009

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Kamen KM 009Rp 72.000 Rp 85.000
Tersedia / KM 009
Rp 72.000 Rp 85.000
Stok: Tersedia
Kode: KM 009
SIDEBAR
Don`t copy text!