Butuh Bantuan? Customer service Griyatenun.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » 8 Cara Merawat  Tenun Bahan Katun Agar Warna Tidak Luntur, Awet dan Tahan Lama

8 Cara Merawat  Tenun Bahan Katun Agar Warna Tidak Luntur, Awet dan Tahan Lama

Diposting pada 29 October 2023 oleh griyatenun | Dilihat: 55 kali

8 Cara Merawat  Tenun Bahan Katun Agar Warna Tidak Luntur, Awet dan Tahan Lama

Merawat Tenun Bahan Katun – Kain katun adalah salah satu jenis kain yang dihasilkan dari tanaman kapas. Benang katun adalah benang yang paling populer digunakan dalam proses pembuatan kain tenun. Hampir semua jenis kain tenun terutama kain tenun asli dibuat dengan menggunakan bahan dasar benang katun.

Kain tenun yang dihasilkan dari benang katun lebih nyaman dipakai karena kainnya lembut, dan permukaan kain tidak kasar. Benang katun akan menghasilkan kain yanglebih kuat dan tidak mudah robek.

Kain katun dikenal tidak mudah kisut dan tidak berbulu saat di cuci, Bahannya adem dan tidak panas saat dipakai. Selain itu, Karakteristik benang katun sangat lembut sehingga mudah disablon dan Kain tenun berbahan dasar katun mudah menyerap keringat.

Merawat tenun katun

Setelah mengetahui apa itu benang katun, jenis benang katun, dan kelebihan benang katun, sekarang saatnya kita mengulas tentang tips ampuh untuk merawat koleksi kain tenun katun anda agar awet maksimal.

Berikut ini adalah cara merawat tenun yang berbahan katun agar warna tidak luntur, awet dan tahan lama : 

1. Perhatikan cara mencuci

Untuk kain tenun terbuat dari katun, anda bisa mencuci sendiri koleksi kain tenun anda. Tetapi harus diperhatikan jangan pernah mencuci kain tenun anda dengan mesin cuci, karena akan merusak benang.

Baca Artikel :   Mengenal Benang Katun - Jenis Bahan Kain Yang Cocok Untuk Pembuatan Kain Tenun Karena Lebih Kuat dan Tidak Mudah Robek

2. Uji kadar kekuatan zat pewarnanya

Selain jenis kain, ada baiknya sebelum mencuci kita harus tahu kekuatan zat pewarna kain. Untuk mengujinya cukup mudah, masukkan kain ke dalam air jernih lalu goyang-goyangkan kain jika menjadi keruh ini tandanya kain tenun anda rentan luntur.

Sebaiknya kain yang rentan luntur tidak terkena air. Lakukan dry cleaning pada jenis kain seperti ini. Tetapi jika air tetap jernih atau tidak terlalu keruh maka anda dapat mencuci kain tenun anda dengan cara biasa.

3. Hindari Detergen

Hindari penggunaan detergen saat mencuci kain tenun, gunakan sabun pencuci yang lembut dan ringan seperti sabun silky, sabun bayi ataupun shampo. Atau gunakan sabun khusus untuk mencuci kain tenun seperti leraj yang biasa digunakan pada batik.

4. Jangan dikucek

Selain dilarang mencuci dengan mesin, kain tenun juga tidak boleh dikucek. Cuci kain tenun dengan lembut agar serat benang-benangnya tetap terjaga. Selain itu jangan sekali-kali memeras kain tenun karena akan membuat kain kusut dan merusak anyaman antar benang.

5. Jika terkena noda lakukan ini

Apabila kain tenun terkena noda yang sulit hilang walaupun sudah dicuci berulang kali, sebaiknya lakukan perwarnaan lagi pada kain yang terkena noda. Jika kain berwarna agak cerah, berikan warna sedikit gelap agar noda dapat tersamarkan.

6. Perhatikan cara menjemur

Saat menjemur, keringkan tenun dengan membentangkannya atau digantung dengan hanger yang tebal. Ini dimaksudkan untuk menghindari bekasi lipatan pada tenun. Tenun sebaiknya tidak dijemur di tempat yang terik matahari.

Sinar matahari yang langsung mengenai tenun akan membuat warna tenun cepat pudar dan benang cepat rapuh. Seperti halnya menjemur kain batik, sebaiknya kain tenun di jemur di tempat yang teduh dan berangin.

Baca Artikel :   Mengenal Benang Katun - Jenis Bahan Kain Yang Cocok Untuk Pembuatan Kain Tenun Karena Lebih Kuat dan Tidak Mudah Robek

7. Beri alas ketika menyetrika

Kain tenun juga dapat disetrika sebelum disimpan. Tak perlu takut untuk menyetrika kain tenun. Kain tenun tidak akan rusak apabila disetrika dengan hati-hati. Tenun sebaiknya disetrika dengan suhu rendah agar tidak merusak kain.

Setrika bagian dalamnya saja agar kain tenun tidak cepat pudar, atau jika tetap ingin menyetrika bagian luar, alasi dengan kertas agar setrika tidak bersentuhan langsung dan merusak warna kain. Pengeringan tenun juga dapat dilakukan dengan menggunakan setrika uap atau steamer.

8. Penyimpanan

Pakaian tenun yang berbahan dasar kain katun sebaiknya disimpan dengan cara digantung. Jangan melipat kain tenun katun karena akan membuat kain menjadi kusut.

Demikian tips ampuh untuk merawat kain tenun bahan katun anda agar awet maksimal. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat. Semoga bermanfaat.

Bagikan informasi tentang 8 Cara Merawat  Tenun Bahan Katun Agar Warna Tidak Luntur, Awet dan Tahan Lama kepada teman atau kerabat Anda.

8 Cara Merawat  Tenun Bahan Katun Agar Warna Tidak Luntur, Awet dan Tahan Lama | GriyaTenun.com

Belum ada komentar untuk 8 Cara Merawat  Tenun Bahan Katun Agar Warna Tidak Luntur, Awet dan Tahan Lama

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 26%
Kain Tenun ReMoven RMN001

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 145.000 Rp 195.000
Tersedia / RMN001
Rp 145.000 Rp 195.000
Stok: Tersedia
Kode: RMN001
OFF 29%
Kain Tenun Blanket Toraja BLKT010

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 125.000 Rp 175.000
Tersedia / BLKT010
Rp 125.000 Rp 175.000
Stok: Tersedia
Kode: BLKT010
OFF 19%
Tas Tangan Tenun Wanita TTW003

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 150.000 Rp 185.000
Tersedia
Rp 150.000 Rp 185.000
Stok: Tersedia
OFF 15%
Kain Tenun Kamen – KM005

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Kamen KM 005Rp 72.000 Rp 85.000
Tersedia / KM 005
Rp 72.000 Rp 85.000
Stok: Tersedia
Kode: KM 005
SIDEBAR
Don`t copy text!