Butuh Bantuan? Customer service Griyatenun.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kain Songket Palembang Yang Sudah Terkenal Akan Keindahannya

Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kain Songket Palembang Yang Sudah Terkenal Akan Keindahannya

Diposting pada 22 May 2018 oleh Marcute | Dilihat: 3.400 kali

Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kain Songket Palembang Yang Sudah Terkenal Akan Keindahannya

Jika bicara kain tenun dari pulau Sumatera tentu kita akan langsung teringat dengan Songket dari Palembang. Yups, kain songket merupakan salah satu warisan kebudayaan dari palembang sudah sangat terkenal dalam dunia wastra nusantara. Keduanya dikenal akan keindahan warna dan motifnya. Kain Songket adalah kain tenun mewah yang terbuat dari benang emas dan perak dan biasanya dikenakan saat kenduri, perayaan atau pesta.

Songket dapat dikenakan melilit tubuh seperti sarung, disampirkan di bahu, atau sebagai destar atau tanjak. Hiasan ikat kepala tanjak adalah semacam topi hiasan kepala yang terbuat dari kain songket yang lazim dipakai oleh sultan dan pangeran serta bangsawan Melayu. Songket lebih dikenal sebagai wastra yang berasal dari Palembang.

Sejarah Kain Songket palembang

Sejarah Kain Songket palembang

Sejarah Kain Songket Palembang

Kain Songket merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 hingga abad ke-13. Konon katanya songket merupakan bukti dari kejayaan kerajaan Sriwijaya. Songket identik dengan benang emas dan perak, yang diyakini didapat dari pedangan yang berasal dari Cina dan India yang datang ke Sriwijaya.

Songket Palembang merupakan songket terbaik di Indonesia baik diukur dari segi kualitasnya, yang berjuluk “Ratu Segala Kain”. Songket eksklusif memerlukan di antara satu dan tiga bulan untuk menyelesaikannya, sedangkan songket biasa hanya memerlukan waktu sekitar 3 hari. Mulanya kaum laki-laki menggunakan songket sebagai destar, tanjak atau ikat kepala. Kemudian barulah kaum perempuan Melayu mulai memakai songket sarung dengan baju kurung.

Kain songket memang memberikan nilai tersendiri bagi orang yang memakainya karena menunjukkan “kebesaran” pemakainya.

Keistimewaan Songket Palembang

Songket Palembang mempunyai banyak sekali keistimewaan dibandingkan dengan kain tenun jenis lainnya. corak dan ragam hiasanya adalah salah satu yang membuat kain ini menjadi primadona. Bahan dasar kain songket adalah bahan yang diimpor dari Cina dan India sehingga membuat harga songket melambung tinggi. Teknik pembuatan kain pun membuat songket berbeda dengan kain jenis lainnya.

Cara pemakaian songket pada pria atau wanita memiliki perbedaan mendasar. Kain songket untuk pria yang kerap disebut Rumpak (bumpak) memiliki motif yang tidak penuh dengan tumpal (kepala kain) berada di belakang badan. Songket tersebut dipakai mulai dari pinggul ke bawah sampai di bagian bawah lutut (untuk pria yang telah menikah) dan menggantung di atas lutut (untuk pria yang belum menikah).

Sedangkan untuk wanita, tumpal (kepala kain) wajib berada di depan dengan posisi dari pinggul hingga mata kaki.

Motif Kain Songket dan Maknanya

Songket umumnya tidak untuk dikenakan sehari-hari, ini menandakan bahwa kain songket tidak untuk dipakai sembarangan, karena selain “terlalu mewah” jika dikenakan sehari-hari, Songket juga mengandung makna-makna tertentu. Makna yang merupakan perlambang dari si pemakainya. Sebagai contoh, songket yang dikenakan untuk upacara perkawinan berbeda dengan Songket yang digunakan dalam upacara adat lainnya.

Berikut adalah beberapa motif songket beserta maknanya :

  • Misalnya Songket dengan motif bunga tanjung yang melambangkan keramah-tamahan, dipakai untuk menyambut tamu, khususnya dipakai tua rumah sebagai ungkapan dari selamat datang.
  • Songket dengan motif bunga melati melambangkan keanggunan, kesucian, dan sopan santun. Kain songket dengan motif bunga melati biasanya dikenakan oleh perempuan yang belum menikah.
  • Songket dengan motif pucuk rebung melambangkan sebuah harapan, sebuah doa dan kebaikan. Motif pucuk rebung selalu mengambil tempatnya dalam setiap perayaan adat, Motif tersebut hadir sebagai kepala kain atau tumpal. Mengenakan motif pucuk rebung dimaksudkan agar si pemakai diberkati dengan keberuntungan dan kemudahan dalam setiap langkah hidupnya.

Jenis – Jenis Kain Songket

1. Songket Lepus
Songket lepus adalah kain songket yang benang emasnya hamopir menutupi seluruh bagian kain. Kata lepus berarti menutupi. Songket lepus mempunyai beberapa motif yaitu motif lepus bintang, lepus berantai, lepus ulir, dll.

2. Songket Tawur
Pada Songket Tawur memiliki motif yang tidak menutupi seluruh permukaan kain tetapi berkelompok dan menyebar.

3. Songket Tretes
Songket Tretes motifnya biasanya terdapat pada kedua ujung pangkal kain dan pinggir-pinggir kain dan bagian tengah dibiarkan polos.

4. Songket Bungo Pacik
Songket Bungo Pacik mempunyai motif yang terbuat dari benang kapas putih sehingga benang emasnya tidak terlihat banyak dan hanya sebagai selingan saja.

5. Songket Limar
Songket Limar ditenun dengan corak ikat pakan. Motifnya berasal dari benang pakan yang diikat dan dicelup pewarna.

6. Songket Kombinasi
Songket kombinasi adalah perpaduan dari jenis songket lainnya.

Demikianlah artikel tentang fakta unik Kain Songket, kain tenun khas dari palembang yang wajib anda tahu. Semoga bermanfaat!

 

Bagikan informasi tentang Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kain Songket Palembang Yang Sudah Terkenal Akan Keindahannya kepada teman atau kerabat Anda.

Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kain Songket Palembang Yang Sudah Terkenal Akan Keindahannya | Griyatenun.com

Belum ada komentar untuk Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kain Songket Palembang Yang Sudah Terkenal Akan Keindahannya

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 24%
Kain Tenun Baron 1 Dimensi BR-012

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Kain tenun baron 1 dimensi BR 012Rp 140.000 Rp 185.000
Tersedia / BR 012
Rp 140.000 Rp 185.000
Stok: Tersedia
Kode: BR 012
OFF 18%
Kain Tenun Pabintik PBT001

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 225.000 Rp 275.000
Tersedia / PBT001
Rp 225.000 Rp 275.000
Stok: Tersedia
Kode: PBT001
OFF 17%
Kain Tenun Blanket Etnik – BK 006

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Blanket Etnik BK 006Rp 120.000 Rp 145.000
Tersedia / BK 006
Rp 120.000 Rp 145.000
Stok: Tersedia
Kode: BK 006
OFF 29%
Kain Tenun Blanket Toraja BLKT001

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 125.000 Rp 175.000
Tersedia / BLKT001
Rp 125.000 Rp 175.000
Stok: Tersedia
Kode: BLKT001
SIDEBAR