Inilah 3 Jenis Kain Yang Paling Cocok Untuk Membuat Prototype Baju, Tidak Kaku dan Mudah dibentuk!

Inilah 3 Jenis Kain Yang Paling Cocok Untuk Membuat Prototype Baju, Tidak Kaku dan Mudah dibentuk!

GriyaTenun.com – Prototype baju merupakan sebuah metode pengembangan produk melalui pembuatan rancangan, sampel atau model untuk menguji konsep serta proses pembuatan dari suatu produk baju.

Bidang fashion memang sangat lekat dengan istilah-istilah asing yang sangat jarang digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Salah satu istilah yang erat kaitannya dengan fashion desain yaitu fragmen.

Dalam dunia fashion desain fragmen diartikan sebagai prototype baju yang dibuat sebelum diolah menjadi model baju yang lebih kompleks atau dirancang khusus untuk pengembangan model baju sebelum dibuat dalam skala yang lebih besar.

kain Prototipe Baju

Keuntungan Penggunaan Prototype

Pembuatan fragmen ini bertujuan untuk melihat kesesuaian desain dengan keinginan konsumen. Dengan adanya fragmen maka angka kesalahan yang timbul selama proses pembuatan dan setelah menjadi produk jadi bisa lebih diminimalisir sehingga bisa menghemat waktu serta biaya produksi.

Selain itu, berikut ini adalah beberapa keuntungan dari pembuatan fragmen atau prototype baju dalam merancang sebuah busana:

  • Melihat kesesuaian model dengan bentuk baju yang diinginkan konsumen.
  • Penggunaan bahan yang dihitung dan dirancang dengan sangat teliti akan lebih menghemat bahan.
  • Meminimalisir kemungkinan kekurangan bahan dalam membuat suatu pakaian. Kalaupun ada kelebihan maka sisanya tidak terlalu banyak.
  • Dengan adanya prototype baju maka akan lebih mudah untuk mengidentifikasi dan menemukan kesalahan atau kegagalan pada produk sebelum dijual ke pasaran.
Baca Artikel :   Inilah 2 Pemanfaatan Kain Goni Untuk Bagus Untuk Kerajinan

Jenis Bahan Kain Prototype Buju

Penggunaan bahan yang tepat untuk menjadikan prototype baju ini satu hal yang sangat penting dan harus diperhatikan. Pilihlah bahan yang sama dengan pakaian atau menggunakan bahan yang karakteristiknya hampir mirip.

Selain itu, pemilihan bahan prototype baju ini sebaiknya menggunakan kain yang tidak terlalu kaku, cucup mulus, mudah dibentuk, tidak terlalu tebal. Berikut ini adalah 3 jenis bahan kain yang sering digunakan sebagai prototype baju.

1. Kain Blacu

Kain blacu merupakan versi mentah dari kain mori sehingga warna warnanya masih natural atau murni (putih tulang atau sedikit kecoklatan) dan belum melalui tahapan proses pewarnaan atau pemutihan. Kain ini bersifat fleksibel sehingga mudah dibentuk menjadi berbagai model. Diproses menggunakan dasar pengolahan yang alami menjadikan kain blacu termasuk kategori kain yang aman dan ramah lingkungan.

Harga kain blacu juga sangat murah dan banyak yang menjualnya. Alasan inilah yang membuat kain blaco sering dipilih oleh para penjahit untuk membuat prototype baju.

Kain Blacu

2. Kain muslin

Selain kain blacu, kain muslin (mousseline) juga sangat cocok untuk membuat fragmen atau prototype baju. Kain yang termasuk jenis kain katun dengan tenunan polos ini memiliki ketebalan lebih tipis dari kain blacu. Sama dengan kain blacu kain muslin juga belum melalui proses pewarnaan dan pemutihan.

Kain muslin

3. Kain mori

Terakhir, jenis kain yang biasa digunakan untuk membaut prototype baju yaitu kain mori. Untuk jenis kain ini sudah melewati proses pemutihan sehingga harganya sedikit lebih mahal dibandingkan kain blacu atau muslin. Namun kerapatan, kehalusan dan ketebalan kain ini lebih sempurna sehingga sangat cocok untuk membuat prototype baju batik ataupun bahan kain batik.

Baca Artikel :   6 Tips Mudah Dalam Memadu Padankan¬† Kain Tenun Ikat Dengan Jenis Pakaian Lain Dalam Berbagai Acara
Kain mori

Selain 3 bahan tersebut, masih ada beberapa jenis kain yang bisa digunakan untuk membuat prorotype. Satu hal yang perlu diperhatikan yaitu kemiripan kain dengan bahan yang akan dipakai untuk membuat baju.

Demikianlah informasi tentang 3 bahan kain yang sering digunakan sebagai prototype baju. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *